SPMB 2008 ….
Tiap tahunnya mungkin ada ratusan ribu siswa sekolah menengah atas yang tamat dan melanjutkan ke perguruan tinggi. Jumlah ini sangat wajar mengingat luas wilayah Indonesia dan jumlah sekolah yang ada.
Dan dari jumlah yang besar tersebut dari pengalaman saya banyak yang masih buta dan ragu dalam mengambil keputusan hendak kuliah dimana dan mengambil jurusan apa. Fenomena inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh lembaga-lembaga bimbingan belajar untuk meraup untung. Mereka menawarkan berbagai paket program dan konsultasi yang tentu saja harus dibayar dengan uang yang tidak sedikit.
Sebenarnya untuk memilih sebuah universitas tidaklah perlu mengikuti konsultasi-konsultasian. Karena terkadang lembaga bimbel / konsultasi tidak mengajar kita agar diterima di sebuah universitas tapi hanya mengajar kita untuk memilih universitas di mana kira-kira kita bisa diterima.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih universitas :
1. Lihat rangking nasional dan juga akreditasi jurusannya. Bagi yang bingung memilih mau kuliah dimana perhatikanlah rating universitas-universitas negeri yang ada. Selain ratingnya perhatikanlah juga akreditasi jurusannya karena sering kejadian banyak yang menyesal setelah kuliah di universitas favorit karena jurusannya tidak berkualitas.
2 Selain itu jangan lupa membandingkan jurusan yang kamu pilih dari berbagai universitas. Sebagai contoh kamu ingin mengambil kedokteran UI,UGM sedangkan biayanya cukup mahal, maka alihkanlah pilihanmu ke kedokteran UNSRI, UNS karena biayanya murah dan kualitasnya bagus.
3. Lihat kota tempat universitas itu berada. Lingkungan diluar universitas juga sangat menentukan kualitas seorang mahasiswa. Sebagai contoh di Jogja terdapat berbagai fasilitas penunjang bagi mahasiswa yang tidak ada di kota lain seperti : rental cd, berbagai perpustakaan, akses internet murah (bahkan gratis di beberapa kampus). Berbagai kegiatan mahasiswa seperti seminar, workshop, demonstrasi dll. Lingkungan seperti ini sangat menunjang kegiatan mahasiswa beberapa jurusan tapi tidak semuanya.
Contoh terakhir adalah Bandung. Bandung menurut saya adalah tempat yang kurang cocok untuk kuliah karena gaya hidup dan biaya hidup di Bandung yang tinggi. Namun Bandung mungkin cocok untuk kamu yang ingin mengambil jurusan tertentu, misal ilmu komunikasi karena banyak memiliki fasilitas penunjang jurusan tersebut.
4. Lihat pergerakan dan kegiatan mahasiswanya
Kita tentu tidak akan menghabiskan empat tahun di kampus hanya untuk kuliah bukan? Untuk itu ada baiknya memilih universitas yang mahasiswanya aktif baik itu dalam penelitian, kegiatan extra, keagamaan, politik dll. Untuk yang satu ini biasanya universitas2 yang terletak di kota besar lebih baik daripada universitas di daerah.
(Cobalah UI jika kamu ingin jadi aktivis atau UGM jika ingin jadi peneliti, dan ITB untuk jadi praktisi. Just kidding)
5. Yang menentukan adalah pribadi.
Terakhir (untuk sementara) dan yang paling penting adalah semuanya kembali pada pribadi masing-masing. Dalam kenyataan banyak kasus-kasus di mana kesalahan dan ketidak sungguhan pribadi menghasilkan kegagalan.
Sebagai contoh di kampus besar seperti IPB, UGM, UI atau ITB tetap saja banyak mahasiswa yang berpikiran layaknya aneka SMU mereka hanya berpikir antara kuliah dan kost. Itupun kuliahnya gak maksimal.
Ada yang diterima di jurusan favorit tapi tidak mampu mengembangkan kemampuannya. Bahkan ada pula yang terlena dengan kehidupan metropolis sehingga free sex dan kuliahpun jadi hancur.
Kamis, 24 April 2008
Merangkai Jaringan Kabel dalam Rumah
Dalam sebuah rumah tangga modern saat ini, kita sudah sering menjumpai berbagai macam peralatan komputer dan elektronik yang dirangkai untuk mendapatkan sebuah media komunikasi data dan informasi yang diinginkan. Secara umum terdapat 3 (tiga) macam teknologi jaringan kabel yang sering dipergunakan, yaitu Ethernet yang paling umum sering dipergunakan, kemudian HomePlug dan HomePNA.
Ethernet merupakan teknologi jaringan kabel yang paling sering dipergunakan di rumah, maupun di perkantoran skala kecil, oleh karena sebagian besar komputer yang ada saat ini telah dilengkapi teknologi Ethernet. Dengan mempergunakan jaringan kabel dengan teknologi Ethernet ini, memungkinkan data dapat ditransmisikan dengan kecepatan 10 megabit/detik (reguler) hingga 100 megabit/detik (Fast Ethernet). Komponen yang diperlukan untuk merangkai jaringan Ethernet ini antara lain adalah pengkabelan dengan Cat5, router dan hub. Untuk router dan hub dapat juga diperoleh dari pihak penyedia layanan Internet (ISP).
Selain Ethernet, pilihan lain teknologi jaringan kabel yang dapat dipergunakan di rumah adalah HomePlug. HomePlug merupakan standart yang memungkinkan pengguna untuk mengirimkan data melalui kabel listrik AC yang ada. Teknologi jaringan kabel HomePlug ini menghasilkan kecepatan transmisi data hingga 14 megabit/detik. Untuk membuat jaringan ini, diperlukan minimal satu colokan listrik dalam setiap ruangan yang akan dihubungkan.
Sedangkan HomePNA adalah sebuah teknologi jaringan kabel lainnya yang memakai standart kabel telepon yang sudah ada untuk membuat jaringan. Untuk menghubungkan komputer-komputer dalam rumah mempergunakan teknologi HomePNA ini diperlukan setidaknya sebuah jack telepon dan adaptor jaringan. HomePNA ini sendiri merupakan sebuah pengembangan teknologi jaringan kabel yang dikembangankan oleh Home Phoneline Networking Alliance. HomePNA mampu mentransmisikan data dengan kecepatan 10 hingga 240 megabit/detik.
Ethernet merupakan teknologi jaringan kabel yang paling sering dipergunakan di rumah, maupun di perkantoran skala kecil, oleh karena sebagian besar komputer yang ada saat ini telah dilengkapi teknologi Ethernet. Dengan mempergunakan jaringan kabel dengan teknologi Ethernet ini, memungkinkan data dapat ditransmisikan dengan kecepatan 10 megabit/detik (reguler) hingga 100 megabit/detik (Fast Ethernet). Komponen yang diperlukan untuk merangkai jaringan Ethernet ini antara lain adalah pengkabelan dengan Cat5, router dan hub. Untuk router dan hub dapat juga diperoleh dari pihak penyedia layanan Internet (ISP).
Selain Ethernet, pilihan lain teknologi jaringan kabel yang dapat dipergunakan di rumah adalah HomePlug. HomePlug merupakan standart yang memungkinkan pengguna untuk mengirimkan data melalui kabel listrik AC yang ada. Teknologi jaringan kabel HomePlug ini menghasilkan kecepatan transmisi data hingga 14 megabit/detik. Untuk membuat jaringan ini, diperlukan minimal satu colokan listrik dalam setiap ruangan yang akan dihubungkan.
Sedangkan HomePNA adalah sebuah teknologi jaringan kabel lainnya yang memakai standart kabel telepon yang sudah ada untuk membuat jaringan. Untuk menghubungkan komputer-komputer dalam rumah mempergunakan teknologi HomePNA ini diperlukan setidaknya sebuah jack telepon dan adaptor jaringan. HomePNA ini sendiri merupakan sebuah pengembangan teknologi jaringan kabel yang dikembangankan oleh Home Phoneline Networking Alliance. HomePNA mampu mentransmisikan data dengan kecepatan 10 hingga 240 megabit/detik.
Sharp Luncurkan Notebook Ramping Terbaru
Sharp meluncurkan notebook rampingnya yang terbaru pada hari Selasa (4/9). Sejak memasuki pasar AS pada bulan Juni, maka Sharp telah meluncurkan dua notebook anyarnya.
Notebook terbarunya bernama PC-UM10, punya berat 2,89 pon dan berdimensi 0,65 X11,1x9,1 inci. Melihat tebalnya yang cuma 0,65 inci, PC-UM10 memang tipis dan ramping. Uniknya, papan kibornya akan muncul bersamaan dengan dibukanya layar peraga. Jika layar ditutup maka papan kibornya ikut menutup kembali pula. Harga notebook anyar ini sekitar AS$ 1999 dan segera tersedia pada akhir bulan ini.
Penutup notebook dilapisi oleh magnesium dan dilengkapi dengan prosesor Intel Pentium III 600MHz, memori 128MB, serta hard drive sebesar 20GB. Baterenya sanggup menghidupkan notebook ini selama 9 jam operasi. Juga punya layar aktif matriks berukuran 12,1 inci. Resolusinya cukup tinggi yaitu 1024x768 piksel dan sanggup menampilkan 16 juta warna.
Sharp juga akan menambahkan teknologi jaringan nirkabel pada notebook barunya itu. Sebelumnya, Sharp sukses mempopularkan aneka notebook rampingnya di pasar domestik. Mereka berharap bisa meraih sukses yang sama di negeri Paman Sam.
Mau tahu lebih detil tentang PC-UM10, klik saja: www.sharp.com
Notebook terbarunya bernama PC-UM10, punya berat 2,89 pon dan berdimensi 0,65 X11,1x9,1 inci. Melihat tebalnya yang cuma 0,65 inci, PC-UM10 memang tipis dan ramping. Uniknya, papan kibornya akan muncul bersamaan dengan dibukanya layar peraga. Jika layar ditutup maka papan kibornya ikut menutup kembali pula. Harga notebook anyar ini sekitar AS$ 1999 dan segera tersedia pada akhir bulan ini.
Penutup notebook dilapisi oleh magnesium dan dilengkapi dengan prosesor Intel Pentium III 600MHz, memori 128MB, serta hard drive sebesar 20GB. Baterenya sanggup menghidupkan notebook ini selama 9 jam operasi. Juga punya layar aktif matriks berukuran 12,1 inci. Resolusinya cukup tinggi yaitu 1024x768 piksel dan sanggup menampilkan 16 juta warna.
Sharp juga akan menambahkan teknologi jaringan nirkabel pada notebook barunya itu. Sebelumnya, Sharp sukses mempopularkan aneka notebook rampingnya di pasar domestik. Mereka berharap bisa meraih sukses yang sama di negeri Paman Sam.
Mau tahu lebih detil tentang PC-UM10, klik saja: www.sharp.com
Sharp Luncurkan Notebook Ramping Terbaru
Sharp meluncurkan notebook rampingnya yang terbaru pada hari Selasa (4/9). Sejak memasuki pasar AS pada bulan Juni, maka Sharp telah meluncurkan dua notebook anyarnya.
Notebook terbarunya bernama PC-UM10, punya berat 2,89 pon dan berdimensi 0,65 X11,1x9,1 inci. Melihat tebalnya yang cuma 0,65 inci, PC-UM10 memang tipis dan ramping. Uniknya, papan kibornya akan muncul bersamaan dengan dibukanya layar peraga. Jika layar ditutup maka papan kibornya ikut menutup kembali pula. Harga notebook anyar ini sekitar AS$ 1999 dan segera tersedia pada akhir bulan ini.
Penutup notebook dilapisi oleh magnesium dan dilengkapi dengan prosesor Intel Pentium III 600MHz, memori 128MB, serta hard drive sebesar 20GB. Baterenya sanggup menghidupkan notebook ini selama 9 jam operasi. Juga punya layar aktif matriks berukuran 12,1 inci. Resolusinya cukup tinggi yaitu 1024x768 piksel dan sanggup menampilkan 16 juta warna.
Sharp juga akan menambahkan teknologi jaringan nirkabel pada notebook barunya itu. Sebelumnya, Sharp sukses mempopularkan aneka notebook rampingnya di pasar domestik. Mereka berharap bisa meraih sukses yang sama di negeri Paman Sam.
Mau tahu lebih detil tentang PC-UM10, klik saja: www.sharp.com
Notebook terbarunya bernama PC-UM10, punya berat 2,89 pon dan berdimensi 0,65 X11,1x9,1 inci. Melihat tebalnya yang cuma 0,65 inci, PC-UM10 memang tipis dan ramping. Uniknya, papan kibornya akan muncul bersamaan dengan dibukanya layar peraga. Jika layar ditutup maka papan kibornya ikut menutup kembali pula. Harga notebook anyar ini sekitar AS$ 1999 dan segera tersedia pada akhir bulan ini.
Penutup notebook dilapisi oleh magnesium dan dilengkapi dengan prosesor Intel Pentium III 600MHz, memori 128MB, serta hard drive sebesar 20GB. Baterenya sanggup menghidupkan notebook ini selama 9 jam operasi. Juga punya layar aktif matriks berukuran 12,1 inci. Resolusinya cukup tinggi yaitu 1024x768 piksel dan sanggup menampilkan 16 juta warna.
Sharp juga akan menambahkan teknologi jaringan nirkabel pada notebook barunya itu. Sebelumnya, Sharp sukses mempopularkan aneka notebook rampingnya di pasar domestik. Mereka berharap bisa meraih sukses yang sama di negeri Paman Sam.
Mau tahu lebih detil tentang PC-UM10, klik saja: www.sharp.com
eServer IBM Raih Best Of Show Di LinuxWorld
IBM mengumumkan bahwa eServer IBM memenangkan penghargaan tertinggi di LinuxWorld Conference And Expo yang diadakan di San Fransisco minggu lalu. Sekaligus menegaskan komitmen IBM pada Linux.
eServer iSeries IBM meraih gelar "Best of Show" dalam kompetisi tahunan yang menghargai prestasi yang luar biasa. Kompetisi ini diadakan oleh masyarakat open source. Sebelumnya, eServer z900 IBM, juga memenangkan penghargaan tertinggi di LinuxWorld, New York bulan Februari lalu.
Selain itu, Dr. Daniel Frye, Direktur IBM Linux Technology Center, memenangkan penghargaan "Golden Penguin". Penghargaan ini, berbentuk penguin yang terbuat dari kaca tiup dan dilapis emas. Penghargaan diberikan kepada tim yang menang dalam Golden Penguin Bowl.
Ini adalah sebuah permainan kuis yang menghadapkan dua tim yang terdiri dari figur-figur open source yang terkemuka dan pemirsa acara untuk dites pengetahuan mereka mengenai industri dan perkembangan software terbuka. Linux Technology Center milik IBM adalah kelompok yang beranggotakan 200 orang yang bekerja langsung dengan komunitas open source untuk meningkatkan pengembangan Linux.
Penghargaan terbaru didapat tersebut sejalan dengan upaya IBM untuk lebih memperkuat komitmennya terhadap Linux dan masyarakat open source dengan memberikan dukungan kepada Linux pada seluruh lini produk eServernya.
"Meraih penghargaan "Best of Show" merupakan kebanggan bagi IBM dan para pelanggan kami," ujar Kim Stevenson, Wakil Presiden Pemasaran, IBM Server Group. "Hal ini menegaskan komitmen IBM terhadap Linux dan kemampuan produk-produk eServer kami untuk memberikan solusi Linux yang terintegrasi dan sekelas mainframe kepada seluruh pelanggan kami.(endang K. saputra)
Sumber : Astaga
eServer iSeries IBM meraih gelar "Best of Show" dalam kompetisi tahunan yang menghargai prestasi yang luar biasa. Kompetisi ini diadakan oleh masyarakat open source. Sebelumnya, eServer z900 IBM, juga memenangkan penghargaan tertinggi di LinuxWorld, New York bulan Februari lalu.
Selain itu, Dr. Daniel Frye, Direktur IBM Linux Technology Center, memenangkan penghargaan "Golden Penguin". Penghargaan ini, berbentuk penguin yang terbuat dari kaca tiup dan dilapis emas. Penghargaan diberikan kepada tim yang menang dalam Golden Penguin Bowl.
Ini adalah sebuah permainan kuis yang menghadapkan dua tim yang terdiri dari figur-figur open source yang terkemuka dan pemirsa acara untuk dites pengetahuan mereka mengenai industri dan perkembangan software terbuka. Linux Technology Center milik IBM adalah kelompok yang beranggotakan 200 orang yang bekerja langsung dengan komunitas open source untuk meningkatkan pengembangan Linux.
Penghargaan terbaru didapat tersebut sejalan dengan upaya IBM untuk lebih memperkuat komitmennya terhadap Linux dan masyarakat open source dengan memberikan dukungan kepada Linux pada seluruh lini produk eServernya.
"Meraih penghargaan "Best of Show" merupakan kebanggan bagi IBM dan para pelanggan kami," ujar Kim Stevenson, Wakil Presiden Pemasaran, IBM Server Group. "Hal ini menegaskan komitmen IBM terhadap Linux dan kemampuan produk-produk eServer kami untuk memberikan solusi Linux yang terintegrasi dan sekelas mainframe kepada seluruh pelanggan kami.(endang K. saputra)
Sumber : Astaga
Langganan:
Komentar (Atom)
